Unit daya akting tunggal DC
Cat:Unit tenaga hidrolik seri DC
Unit daya kerja tunggal DC ini dirancang untuk platform pengangkat hidraulik bergerak. Ini memberikan solusi tenaga hidrolik yang efisien dan andal...
See DetailsSecara umum, keseluruhan sistem hidrolik sangat sederhana. Di bawah ini akan diperkenalkan secara singkat tata letak sirkuit oli dan prinsip kerja sistem hidrolik.
Pompa hidrolik digerakkan oleh motor untuk menyelesaikan pengisapan oli dan menyuplai sistem hidrolik dengan kondisi kerja yang diperlukan. Pompa hidrolik disini merupakan komponen tenaga dari sistem hidrolik yang menyuplai oli bertekanan ke seluruh sistem.
Oli bertekanan di saluran keluar pompa hidrolik langsung mencapai saluran masuk katup kontrol melalui pipa oli. Tentu saja, biasanya terdapat layar filter pada tangki oli (yang menyaring kotoran di kedua sisinya). Katup kontrol biasanya merupakan katup pengarah multi arah, dan hanya katup pengarah multi arah yang dapat memenuhi pergerakan beberapa aktuator dalam sistem. Anda sedang berbicara tentang katup pengarah elektromagnetik. Prinsip katup pengarah elektromagnetik sama dengan katup pengarah manual, tetapi metode pengendaliannya berbeda. Arah katup pengarah elektromagnetik bergantung pada elektromagnet. Seperti yang Anda katakan, jika katup pengarah elektromagnetik memiliki port ABPT 4, berarti 4 port. Jika katup pengarah elektromagnetik mempunyai dua posisi, yaitu dua posisi arah, misalnya posisi arah pertama adalah perpanjangan silinder hidrolik, dan posisi arah kedua adalah retraksi silinder hidrolik. Jadi katup pengarah elektromagnetik ini adalah katup pengarah elektromagnetik dua posisi empat arah.
Oli hidrolik masuk melalui port P dari katup pengarah elektromagnetik, dan kontrol arah dari katup pengarah elektromagnetik dicapai dengan memberi energi pada setrika elektromagnetik. Jika dialihkan ke posisi pertama yaitu P melalui A, dan jika silinder hidrolik ingin bergerak maka B harus disambungkan ke T agar membentuk suatu saluran. Untuk mengontrol perpanjangan silinder hidrolik. Jika kita berpindah ke posisi mundur kedua, hanya komunikasi antar masing-masing port oli yang berubah, dan prinsipnya sama. P dihubungkan ke B, A dihubungkan ke T. Untuk mengontrol retraksi silinder hidrolik.
Jika terdapat PTAB pada blok rangkaian oli, maka aktuator anda harus terhubung dengan blok rangkaian oli. Katup pengarah elektromagnetik memiliki empat port oli ABPT, yang harus dihubungkan ke ABPT pada blok sirkuit oli untuk mencapai ruang batang dan ruang tanpa batang silinder hidrolik melalui pipa saluran keluar oli pada blok sirkuit oli.
AB kecil yang Anda sebutkan harus disambungkan ke AB katup pengarah elektromagnetik, lalu diulir ke pipa oli yang lebih besar, lalu disambungkan ke silinder hidrolik. Harus ada port PT pada blok sirkuit oli karena port oli pada katup pengarah elektromagnetik relatif kecil, dan katup pengarah elektromagnetik perlu dipasang pada blok sirkuit oli karena ulir sambungan outlet pompa akan relatif besar. Jika kecil maka laju alirannya tidak cukup, sehingga dihubungkan ke katup pengarah elektromagnetik dengan cara mengurangi ulir.
flow chart:
Oli saluran keluar pompa - saluran masuk blok sirkuit oli P1- saluran masuk katup arah elektromagnetik P - arah A atau B - silinder hidrolik dengan atau tanpa ruang batang - oli balik dengan atau tanpa ruang batang - A atau B - katup arah elektromagnetik port T - Tangki oli T pada blok sirkuit oli.